Cara memakai kalkulator
Jumlahkan A+B lalu hitung total×A/(A+B) serta total×B/(A+B). Bobot tidak harus berjumlah 100.
Rumus
A + B = S; pertama = total × A ÷ S; kedua = total × B ÷ S
Contoh perhitungan
120 dibagi dalam 2:3 menghasilkan 48 dan 72. Setiap dari lima bagian bernilai 24, yaitu 40% dan 60%.
Asumsi dan batasan
Total dan bobot nonnegatif, satu bobot positif. Tidak otomatis membulatkan ke barang utuh atau sen; pilih aturan pembulatan sendiri.
Pertanyaan umum
Bolehkah total atau satu bobot nol?
Ya. Total nol menghasilkan dua bagian nol. Bobot nol tidak mendapat bagian. Kedua bobot tidak boleh nol.
Seberapa tepat hasilnya?
Desimal berhingga diubah menjadi pecahan dan disederhanakan dengan bilangan bulat. Pecahan tepat dalam batas input. Tampilan menggunakan sampai enam desimal atau notasi ilmiah untuk nilai sangat kecil.
Apakah 2:3 berarti dua pertiga total?
Tidak. Rasio antarbagian 2:3 memiliki lima bagian total. Bagian pertama 2/5 (40%) dan kedua 3/5 (60%).
Penyederhanaan tepat; desimal tampilan dapat dibulatkan.